Terkait Perubahan Nama Pulau Joyo, Hasfarizal: Kami Akan Turunkan Tim
10 April 2018
Kepala Badan Penaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) dan Tenaga Kerja Bintan, Hasfarizal Handra. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, BINTAN - Kepala Badan Penaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) dan Tenaga Kerja Bintan, Hasfarizal Handra, mengaku sudah menelpon dan bahkan menyurati pengelola Pulau Joyo Resort terkait perubahan nama Pulau Suka menjadi Pulau Joyo dalam pemasaran di sejumlah situs internet.

Di temui di ruang kerjanya, Selasa  (10/4), Hasfarizal mengaku akan menurunkan timnya ke pulau tersebut.

"Kami akan menurunkan tim pengawasan. Ini tidak boleh. Jika ingin mempromosikan brand (merk dagang) silahkan. Tapi jangan merubah Pulau Suka menjadi Pulau Joyo. Kami sudah menelpon pengelola. Dan mereka berjanji akan memperbaikinya," papar Hasfarizal.

Dijelaskannya, usaha Pulau Joyo Resort yang dikembangkan oleh PT Riau Island Develpoment telah telah beroperasi sejak tahun 2013. Resort ini berada di Pulau Suka yang berdekatan dengan Pulau Gin Besar dan Pulau Numbing, masuk dalam kawasan Kecamatan Bintan Pesisir, Bintan.

Resort tersebut memiliki luas 10.000 m2, atau sepertiga dari luas lahan miliki PT Riau Island Development yang ada di Pulau Suka. 

Menurut Hasfarizal, Pulau Joyo Resort ini dikembangkan oleh penanaman modal asing (PMA) asal Inggris. 

Sebagaimana diketahui, perubahan nama Pulau Suka menjadi Pulau Joyo diketahui setelah sejumlah situs menawarkan pulau tersebut. Dalam pemasaran di situs internet ini, pulau indah dengan pasir pasir putih serta letaknya yang ekslusif ini tidak dicantumkan beralamat di Pulau Suka, melainkan Pulau Joyo. Mesin pencari lokasi Google Map bahkan menyebut nama Pulau Joyo, bukan Pulau Suka yang selama ini diketahui masyarakat dan tertera dalam daftar nama pulau di Kepulauan Riau. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua