Pekab Bintan Alokasikan Rp6,1 M Untuk Rehab Bangunan Sekolah
04 April 2018

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kabupaten Bintan mengalokasikan dana sebesar Rp 6,1 milyar untuk merehabilitasi sejumlah bangunan fisik SD dan SMP yang ada di Kabupaten Bintan. 


Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, sejumlah pekerjaan fisik meliputi pembangunan rumah dinas, rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang majelis guru dan juga pembangunan jamban sekolah, masuk dalam beberapa pekerjaan fisik yang akan dilakukan di tahun 2018 ini. 


Pembangunan infrastruktur sekolah akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. 


"Ini guna mendukung dan mensukseskan prioritas program pendidikan Pemkab Bintan yang telah kita lakukan " ujar Apri, Selasa (3/4).


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir mengatakan, beberapa pembangunan fisik yang berasal dari DAK Tahun 2018 meliputi ; pembangunan rumah dinas SMP 19 Bintan Kec Bintan Pesisir, rehabilitasi 4 ruangan kelas SMP 1 Bintan Timur , rehabilitasi 1 ruangan SMP 7 Teluk Bintan, rehabilitasi 1 ruangan majelis guru SMP 7 Teluk Bintan, rehabilitasi 1 ruangan majelis guru SMP 6 Teluk Bintan serta rehabilitasi ruang  laboratorium SMP 6 Teluk Bintan. 


Sedangkan untuk pembangunan jamban sekolah akan dilakukan dibeberapa lokasi diantaranya SMP Negeri 8 Teluk Sebong, SMP Negeri 1 Bintan Timur, SMP Negeri 5 Gunung Kijang dan SMP Negeri 19 Bintan Pesisir.


"Pekerjaan fisik juga dilakukan untuk SD, sedangkan untuk SMA berada di lingkup Dinas Pendidikan Prov Kepri " ujarnya.


Adapun rehabilitasi kelas SD meliputi SD Negeri 2 Toapaya, SD Negeri 2 Teluk Bintan, SD Negeri 9 Teluk Sebong, SD Negeri 3 Bintan Pesisir, SD Negeri 5 Bintan Timur. 


Lalu, rehabilitasi rumah dinas guru SD diantaranya SD Negeri 10 Teluk Sebong, SD Negeri 9 Gunung Kijang, SD Negeri 3 Bintan Utara, SD Negeri 4 Binsir, dan SD Negeri 1 Toapaya. 


Dan untuk pembangunan jamban Sekolah Dasar meliputi SD Negeri 2 Kec Telok Sebong  dan SD Negeri 10 Kec Telok Sebong. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua