Kekerasan Terhadap Anak Masih Tergolong Tinggi
15 Maret 2018
Ilustrasi (int)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3A dan PM) Tanjungpinang mencatat, sebanyak 75 kasus kekerasan terhadap anak terjadi sepanjang 2017.


Sebanyak 60 persen dari kasus anak ini mirisnya merupakan kasus pelecehan seksual dialami anak di bawah umur.


Kepala DP3A dan PM Kota Tanjungpinang Ahmad Yani mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak pada tahun 2017 memang tidak mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya, namun pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur masih dominan.


"Jumlah anak yang menjadi korban masih tinggi dibanding anak bermasalah dengan hukum. Dan  memang tidak semua kasus sampai ke ranah hukum. Ada yang diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Ahmad Yani beberapa waktu lalu.


Yani menambahkan, setidaknya ada 9 kasus, baik anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku telah sampai kepada proses pengadilan.


"Masih ada yang memang belum sampai ke pengadilan karena memang masih dalam proses pendampingan," papar Yani lagi.


Yani berharap peran semua pihak untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak maupun anak sebagai pelaku pelanggar hukum.(Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua