Ancam Sebar Video Adegan Mesum, 5 Pria Peras Lelaki Penyuka Sesama Jenis
16 Januari 2018
Lima tersangka digiring petugas Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang, Selasa (16/1/2018). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUGPINANG - Di Tanjungpinang, lima pria merekam adegan hubungan intim dan menggunakannya sebagai alat untuk memeras korban yang merupakan lelaki penyuka sesama jenis (homo serksual).

Kejadian ini berlangsung Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 22.00 WIB, di sebuah kamar Hotel Kita, terletak di KM 6, Tanjungpinang.

Berawal dari perkenalan di facebook, lelaki penyuka sesama jenis berinisial IH mengajak korban berinisial MW ke kamar hotel tersebut. IH warga Tanjunbatu, Kabupaten Karimun. Sedanngkan MW seorang karyawan swasta yang menetap di Tanjungpinang.

Di kamar 103, keduanya sepakat melakukan hubungan intim dengan cara mereka. Singkat kata, apa yang mereka sepakati sebelumnya terjadi.

Saat adegan itu berlangsung, diam-diam IH memberi kabar kepada empat temannya yang berada di kamar sebelah.

"Ini memang sudah direncanakan. IH dan empat temannya sama-sama warga Tanjungbati," terang Kepala Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiroseno, Selasa (16/1/2017).

Mendapat kabar itu, empat teman IH, masing-masing berinsial JP, OH,BT, dan AR, langsung merengsek ke kamar 301, bertindak seakan-akan melakukan penggrebekan.

MW ketakutan. Situasi ini dimanfaatkan para pelaku meminta bayaran tutup mulut. Mereka meminta uang Rp100 juta.

Tapi permintaan ini tidak dapat dipenuhi. MW disekap sampai akhirnya para pelaku menurunkan permintaan sebesar Rp15 juta.

"Tapi korban tetap tidak bisa memenuhinya," terang Dwihatmoko.

Kesal, para pelaku lalu memaksa MW melakukan oral seks dengan salah seroang pelaku dan merekamnya menggunakan handphone.

Rekaman ini kemudian digunakan pelaku untuk kembali bernegosiasi. Pelaku kembali meminta uang Rp15 juta dan mengancam akan menyebarkan video itu ke facebook jika tidak dipenuhi.

Tapi lagi-lagi permintaan ini tak dapat dipenuhi. Korban yang karyawan swasta hanya memiliki Rp 1.450.000 di tabungan. Gagal meminta lebih, para pelaku lalu mengambil uang yang telah diambil MW lewat ATM. Pelaku juga mengambil paksa hp milik korban.

Tak terima, MW lalu melaporkan kejadian ini ke polisi. Petugas Sat Reskrim Polres Tanjungpinang kemudian berhasil diringkus.

"Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda," terang Kasat Reskrim. Di Lapangan Pamedan, Pelantar II dan Jalan Bukit Barisan.

Kini kelima tersangka ditahan di Mapolres Tanjungpinang. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua