Unggahan Terakhir Farhan Sebelum Laka Maut di Lintas Barat
11 Januari 2018
Ibnu Farhan menggendong seorang bocak perempuan dalam story instagram diunggah kakak tingkatnya di IPDN beberapa saat sebelum kecelakaan maut yang menewaskan pegawai di Protokol Pemkab Bintan itu, Kamis (11/1/2018). (Foto: istimewa, diambil dari postingan akun instagram @ayusuwastari)
Kamis (11/1/2018). Hari beranjak siang ketika Farhan menghiasi dinding story instagram diunggah kakak tingkatnya Praja IPDN yang juga bertugas di Pemkab Bintan. Wajahnya sangat ceria. Tak menyangka jika pegawai protokol Pemkab Bintan itu tewas dalam kecelakaan maut di ruas jalan Lintas Barat, Bintan beberapa saat kemudian.

Pewarta: Andri Mediansyah

Di cerita instagram itu, ekspresi Farhan nampak berbahagia. Farhan menggunakan batik biru dongker bercorak warna emas dipadu celana hitam. 

Dia menggendong seorang bocah perempuan diketahui bernama Kia.

"Dicari single ladies untuk oomnya Kia @hanibnu18," tulis pemilik akun instagram @ayusuwastari.

Ayu adalah kakak tingkat Farhan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Mereka sama-sama utusan dari Kabupaten Bintan. Sedangkan @hanibnu18 adalah akun instagram milik Farhan yang bernama lengkap Ibnu Farhan.

Tak disangka jika unggahan story instagram itu adalah aktivitas terakhir Farhan yang diunggap ke publik melalui media sosial. Praja IPDN angkatan 23 yang lulus tahun 2016 ini tewas dalam sebuah kecelakaan di ruas jalan Lintas Barat Bintan sekitar pukul 10.30 WIB. Pemkab Bintan dan Praja IPDN berduka. 

Tabrakan Dahsyat Menyebabkan Pejabat dan Anggota Dewan Bintan Terluka Parah

Kecelakaan maut menyebabkan tewasnya Farhan ini digambarkan sangat dahsyat. Ini terlihat dari kondisi kedua mobil yang terlibat 'adu kambing'. Kedua mobil sama-sama ringsek. Bagian depan terburai, hingga menerbangkan bagian mesin kendaraan ke semak-semak.

Seorang saksi tak jauh dari lokasi kejadian mengungkapkan, saat kejadian berlangsung, mobil Toyota Rush warna silver ditumpangi Farhan melaju dari arah Kota Tanjungpinang. Di dalam mobil itu juga ada Yuzet, Kepala Dinas Pajak dan Retribusi Daerah Pemkab Bintan.

Sedangkan mobil Toyota Avanza melaju dari kawasan Bintan Buyu yang merupakan Pusat Pemerintahan Kabupaten Bintan. Mobil itu ditumpangi Daeng Muhammad Yatir, Ketua Komisi I DPRD Bintan bersama seorang supir bernama Iwan dan rekannya bernama Endi.

Dalam insiden ini, Farhan dinyatakan tewas di tempat. Ia mengalami luka parah khususnya di bagian kepala. Demikian pula dengan penumpang lainnya. 

Daeng Muhammad Yatir menjalani perawatan intensif di RSAL Dr Midiyato Suratani Tanjungpinang. Ia mengalami luka robek di kaki dan pelipis mata. Demikian pula dengan Iwan dan Endi yang juga turut dilarikan ke rumah sakit.

Tak kurang dari korban lainnya, Yuzet juga mengalami perawatan intensif akibat luka di bagian kepala dan sejumlah anggota tubuh lainnya.(*)





Berita Terkait
Lihat Semua