Akhir Buron Pecatan Anggota Polisi, Ari Jeger
14 Desember 2017
Ari Jeger (tengah) bersama dua tersangka lain diduga sebagai pemakai narkoba digiring personel Kodim 0315/Bintan, Rabu (13/12/2017). (Foto: Andri)
 INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pengejaran terhadap Ari Akdiander Kurniawan alias Ari Jeger berakhir, Rabu (13/12/2017) siang. Pecatan anggota polisi diduga memiliki senjata api (senpi) walther 22 mm ini dibekuk jajaran Kodim 0315/Bintan di kediamannya di Gang Putri Ayu 8, Jalan Gatot Subroto Tanjungpinang.

Ari dibekuk bersama dua pria lain, Faisal Mukhlis (35) dan Rahmat Santoso (32), yang diduga akan membeli narkoba kepada dirinya.

Komandan Kodim 0315 Bintan Letnan Kolonel Infantri Ari Suseno melalui Pasi Intel Kodim 0315 Bintan Kapten Inf Budi Hartono menjelaskan, Ari dan dua temannya dibekuk atas pengembangan penangkapan terhadap 4 orang saat pesta narkoba di jalan Gatot Subroto Jumat(4/8/2017) sore lalu.

Saat penggerebekan dilakukan di kediamannya, anggota Kodim 0315/Bintan menemukan tiga paket sabu-sabu seberat 1,98 gram. Sabu-sabu itu ditemukan di dalam pot bunga di ruang tamu, dibelakang lemari televisi, dan di bawah tumpukan kayu palet di depan rumah.

"Saat kami melakukan penggerebekan itu, datang dua tersangka (Faisal dan Rahmat) yang diduga akan membeli sabu-sabu kepada Ari," ungkap Kapt Inf Budi Hartono, Rabu sore.

Selain menemukan sabu-sabu, dalam penggerebekan ini jajaran Kodim 0315/Bintan juga menemukan sejumlah barang bukti lain. Barang bukti dimaksud berupa alat hisap sabu-sabu, handphone yang diduga digunakan sebagai alat transaksi narkoba, serta sejumlah uang pecahan rupiah dan ringgit yang dimungkinkan sebagai hasil penjualan.

 
"Dalam pengungkapan ini kami melibatkan BNN Tanjungpinang. Dari hasil tes dilakukan BNN, urin (air seni) ketiga tersangka positif mengandung metavitamin," ungap Budi lagi.

Rabu sore, Ari dan kedua temannya berikut barang bukti langsung diserahkan kepada BNN Tanjungpinang. 

Penyidik BNN Tanjungpinang, Jimmy Simangunsong menjelaskan, pihaknya akan segera menyerahkan barang bukti sabu-sabu ke BNN Kepri untuk melakukan pembuktian. 

"Urine ketiga tersangka terbukti mengandung narkoba. Tapi perlu dilakukan pembuktian apakah sabu-sabu yang ditemukan betul sabu-sabu atau tidak," jelasnya.

Akui Walther 22 MM 

Dalam kesempatan tersebut, Ari Jeger mengakui walther 22 mm yang diamankan personel Kodim 0315/Bintan pada awal Agustus 2017 lalu adalah miliknya. Katanya itu dari seorang temannya.

Tapi Ari yang sempat menjadi buron polisi atas kepemilikian senjata api itu menampik senpi itu adalah walther 22, senjata api berukuran kecil.

"Itu airsoft gun," ujarnya.

Ari yang pernah dihukum atas banyak kasus pencurian dengan kekerasan (jembret) ini mengakui menggunakan sabu-sabu. 

"Tapi itu sudah lama," ungkapnya.

Dia menampik sebagai pengedar. Katanya dia tidak mengetahui sabu-sabu yang ditemukan dikediamannya.

Ari juga mengaku selama jadi buron atas kepemilikan senpi tidak pernah kabur.

"Selama ini saya di Tanjungpinang," ungkapnya. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua